Menyambut Generasi Emas 2045, Kepala Dinas Pendidikan Kunjungi SMPN 25 Semarang

Speduma News Update - Semarang, 28 November 2023

SMP Negeri 25 Semarang, Selasa, 28 November 2023 - 07.00 WIB menerima kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bapak Dr. Bambang Pramusinto, SH,S.IP,M.Si. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memberikan Pengarahan mengenai Generasi Emas 2045.

Generasi Emas 2045 merupakan sebuah wacana, dan gagasan dalam rangka mempersiapkan para generasi muda Indonesia yang berkualitas, berkompeten, dan berdaya saing tinggi. Diseminasi gagasan itu gencar dilakukan untuk menginspirasi generasi muda agar lebih bersemangat dalam belajar dan berkarya di segala bidang.

"Anak - anak SMPN 25 Semarang sudah sarapan atau belum?" Bapak Bambang menanyakan kepada siswa/siswi SMPN 25 Semarang

Disambut dengan antusiasme tinggi dari murid, Bapak KaDinas langsung memberikan bingkisan berupa buku agar menambah literasi siswa, bagi siswa yang berani maju kedepan.

Bapak Bambang melanjutkan pengarahan, bahwa sarapan merupakan hal yang penting dalam mencetak Generasi Emas, karena sarapan menjadi bahan energi yang membuat kondisi otak segar. Sebaliknya jika berada dalam kondisi lapar menjadikan otak lelah dan mempengaruhi saat belajar atau beraktivitas menjadi lesu. Bapak KaDinas juga mengingatkan agar murid SMPN 25 Semarang berdisiplin dalam melaksanakan aktifitas, mulai dari bangun pagi, menata kasur, sholat subuh, mandi dan sarapan pagi.

Karena disiplin merupakan salah satu kunci penting dalam membentuk Generasi Emas.

Selain itu, Bapak KaDinas memberi pertanyaan juga tentang Bullying.

“Siapa yang mengerti apa itu Bullying?” tanya Bapak Bambang kepada siswa/i SMPN 25 Semarang.

Dengan sigap, siswi SMPN 25 Semarang langsung maju kedepan dan menjawab pertanyaan Bapak Bambang Pramusinto.

Selain tentang Disiplin, Bapak juga menjelaskan tentang Bullying, karena tingkat kekerasan kalangan pelajar di Semarang cukup tinggi. Sehingga Bapak Bambang Pramusinto tidak ingin siswa/i SMPN 25 Semarang ikut dalam tawuran/perkelahian.

Karena apabila tertangkap yang dipanggil bukan hanya orang tua siswa, melainkan guru, kepala sekolah  bahkan Kepala Dinas juga dipanggil. Sehingga anak-anak dihimbau untuk selalu menjaga nama baik, diri sendiri maupun lembaga sekolahan, sebagai wujud dari Generasi Emas.

Akhir kata Bapak Kepala Dinas juga berpesan kepada siswi putri SMPN 25 Semarang agar lebih berhati hati dalam menjaga diri, karena maraknya aksi kekerasan seksual yang terjadi.

Setelah Bapak KaDinas memberikan pengarahan, Pak Bambang turun ke lapangan dan bersalaman dengan Petugas Upacara.

Sebelum ucapacara selesai, siswa/i menyanyikan Mars SMPN 25 Semarang dan yel – yel Speduma BERBEDA.

Secara keseluruhan, kunjungan Kepala Dinas Pendikan sangat berkesan, untuk bapak ibu guru dan karyawan, terlebih untuk peserta didik, untuk belajar untuk menjadi lebih disiplin, beretika, serta waspada. Dengan ini, mereka akan mampu menghadapi dunia dengan keyakinan dan kesiapan, membawa perubahan positif untuk masa depan yang gemilang menuju Generasi Emas 2045.

Intan Okedwiana-Pengelola Website SMPN 25 Semarang